Cara Menemukan Bug Yang Tersembunyi Di Website

Bug merupakan ancaman nyata untuk situs. Bug ini tersembunyi dalam bentuk kode. Pemilik website seharusnya menghilangkannya demi menjaga keamanannya. Tetapi sebelum memperbaikinya, temukan terlebih dahulu bug tersebut. Lantas, bagaimana cara mencari bug website yang paling mudah?

Bug sangat berbahaya bagi kesehatan situs. Sayangnya, tidak semua pemilik situs menyadarinya. Akibatnya, situs rentan dengan serangan dan kondisi terparah ditandai dengan tercurinya data penting yang tersimpan di dalamnya.

Penyebab utamanya ialah seseorang tidak pernah melakukan pemeriksaan pada situs utamanya. Ketika sudah terkena serangan, pemilik terlambat menyadarinya. Dan sesalpun akan dirasakan.

Dari Mana Bug Berasal?

Secara umum, bug ini berasal dari kesalahan dalam penulisan logika dalam sebuah program. Kesalahan ini tidak sepenuhnya membuat error. Tetapi bisa menginfeksi seluruh isi situs sehingga mengancam keamanan situs.

Menulis logika program yang dipaksakan juga bisa menghasilkan pesan error. Sebuah aplikasi tidak bisa berjalan secara normal. Terkadang, situs tidak bisa di akses sama sekali.

Jika hanya seperti ini, Anda bisa dibilang masih beruntung. Anda hanya perlu memperbaiki penulisannya. Situs akan kembali berjalan dengan normal.

Sebaliknya jika bug ini disuntikkan oleh hacker, tentu masalahnya akan lebih rumit. Anda akan kehilangan data yang sangat penting. Yang terparah, masalah ini sulit diperbaiki. Dan opsinya ialah install ulang software ataupun membuat website baru.

Praktis, Anda perlu memulai dari awal. Kerja keras yang Anda lakukan selama bertahun-tahun akan sia-sia. Dan inilah yang membuat Anda begitu kecewa setengah mati.

Cara Menemukan Bug di Website

Ada beberapa macam cara mencari bug website yang bisa Anda gunakan. Opsi ini bisa Anda manfaatkan sehingga nantinya bisa dilakukan tindakan perbaikan.

  1. Syntax Highlighter

Cara kerja dari syntax highlighter ialah melacak seluruh kode yang terdapat dalam sebuah situs. Pelacakan ini dimaksudkan untuk menemukan bagian mana yang mengalami kesalahan penulisan.

Kesalahan sekecil apapun bisa terlihat. Penggunanya akan menemukan bahwa kode penulisan yang keliru berwarna berbeda dengan kode lainnya. Bisa jadi, programmer lupa memasukkan atribut yang sesuai dengan baris kode tersebut.

Dan perlu diingat bahwa syntax highlighter ini sudah menjadi bagian dari text editor. Jadi, Anda tinggal masuk ke bagian tersebut untuk menemukan beberapa kode yang salah.

  1. Securi

Securi merupakan sebuah alat pengecekan sebuah website gratis. Pengecekannya bisa dilakukan di sitecheck.securi.net.

Di website ini, Anda cukup memasukkan alamat website. Kemudian menunggu proses pemeriksaan.

Ketika berhasil, Anda akan mendapati hasil yang mana menjelaskan tingkat keamanan sebuah website. Misalnya apakah bersih dari bug atau sudah terserang.

Biasanya, hasil ini digambarkan dengan skor. Anda akan mendapati skor bertingkat dari level minimal sampai critical.

Cara Menangani Kemunculan Bug

Web yang sudah berkembang harus ditingkatkan keamanannya. Jika tidak, kemungkinan bug akan muncul. Dan ini sudah sering dialami oleh pemilik website.

Apabila Anda menemukan adanya bug dalam situs, Anda perlu segera memperbaikinya. Di antara caranya adalah sebagai berikut.

  1. Lakukan Backup Data

Sebelum melakukan perbaikan, usahakan untuk backup website. Ini dilakukan untuk mencegah masalah yang lebih serius. Secara, Anda akan merubah berbagai hal yang mana cukup berisiko.

Jika Anda sudah backup website, kesalahan dalam perbaikan bisa diminimalkan. Setidaknya bila melakukan kesalahan, Anda bisa mengembalikannya dengan fitur restore data.

  1. Ganti Theme

Theme dari sebuah website tentunya berisi dengan kode. Biasanya, template ini membutuhkan update secara berkala. Tentunya sesuai dengan instruksi dari pengembangnya.

Update theme ini sebenarnya sangat bagus. Karena pembaharuannya dilakukan untuk menghilangkan berbagai masalah. Contohnya ialah menutup celah yang bisa digunakan masuk untuk bug.

Tetapi jika Anda tidak mendapati pembaharuan, ada baiknya Anda beralih ke tema lainnya. Usahakan supaya menggunakan theme berbayar. Karena theme ini sudah dijaga oleh pengembang dan biasanya telah diberikan update tiap tahun.

  1. Bersihkan Plugin

Tidak dipungkiri bahwa plugin termasuk bagian dalam situs. Plugin digunakan untuk menunjang kebutuhan pemilik situs. Meskipun begitu, Anda harus berhati-hati dengan memasang plugin yang reputasinya baik.

Selain itu, pastikan bahwa plugin ini tidak menimbulkan konflik dengan plugin lainnya. Jika terjadi konflik, usahakan untuk menonaktifkan salah satunya. Karena konflik ini biasanya akan menimbulkan celah sehingga berakibat pada rentannya keamanan situs.

Akan lebih baik jika Anda selektif dalam memilih plugin. Secara, kebanyakan plugin juga memberatkan situs. Biasanya, solusinya supaya tetap lancar ialah dengan memanfaatkan hosting yang bagus seperti hosting Indonesia.

  1. Kesimpulannya, periksa keamanan situs Anda secara berkala. Coba terapkan cara mencari bug website sesekali. Jika menemukan permasalahan, segeralah untuk memperbaikinya berdasarkan penyebab utamanya.